Inginku Engkau Tahu

Jumat, Oktober 17, 2008

Ingin ku,engkau tahu
Bahwa aku begitu menginginkanmu
Dalam setiap desahan nafasku
Yang ku ingat hanya kamu

Jarak yang memisahkan
Tak bisa menghalangiku
Lautan yang membentang
Tak bisa padamkan hasratku

Namun kau tak mengerti
Akan setiap kehadiranku
Atau kau tak mau memahami
Akan setiap perhatianku

Aku tak mau memaksamu
Karena cukup bagiku engkau tahu
Bahwa aku begitu menginginkanmu

Mei 2008

Kisah Pagi Ini

Kamis, Oktober 16, 2008

Ini bukanlah kisah Romeo dan Juliet

dari negeri Verona

Juga bukanlah kisah  Qais dan Laila

dari negeri tanah Arab

Ini tentang kisah ku mencari cinta

Yang ingin bersemi hingga pelaminan

Tidak mau tragis seperti Romeo – Juliet

Dan hancur seperti Qais – Laila

Yakinkan hatimu bahwa cintaku ini

Lebih dasyat dari cintanya Romeo

Yakinkan hatimu bahwa rinduku ini

Lebih dasyat dari rindunya Qais

Cinta ini telah memberiku makna

Telah mendekatkanku ke Sang Pemilik Cinta

Berguru Pada Sang Pengusaha

Senin, Oktober 13, 2008

Hari kamis tanggal 9 Oktober 2008 kemaren, saya dan sahabat almer menemui salah seorang pengusaha sukses di Bandung. Sengaja saya menemui pengusaha tersebut untuk belajar sekaligus menjajaki kemungkinan untuk bekerja sama dengannya.

Di awal pertemuan sang pengusaha tersebut kurang bersahabat, mungkin itu dilakukannya sebagai bentuk kewaspadaannya. Seiring dengan mengalirnya pembicaraan sang pengusaha mulai akrab bahkan memberikan beberapa pelajaran bagi saya. Sungguh di luar dugaan karena saya mendapatkan sedikit lebih banyak dari apa yang diharapkan dari pertemuan tersebut.

Beberapa pelajaran tersebut adalah jika kita ingin menjadi pengusaha yang penting itu ACTION dan jangan OMDO yaitu Omong Doank. Banyak diantara kita yang punya rencana-rencana bisnis, namun sayang hanya sebatas rencana dan tidak pernah ada yang namanya pelaksanaan. Jadi ACTION itu penting.

Selain action, Kedua harus NARSIS. Nah lho?? katanya sebagai seorang pengusaha kita harus bangga pada diri kita sendiri dan jangan sampai kita mengecilkan diri kita. Ketiga sebagai pengusaha kita harus bekerja lebih keras di bandingkan dengan karyawan. Kalau Karyawan bekerja seminggu 5 hari (senin-jum’at) dan perharinya bekerja 8 jam, kita sebagai pengusaha harus bekerja seminggu 7 hari dan 24 jam dalam sehari. Jadi intinya kita harus BEKERJA KERAS dan BEKERJA CERDAS tentunya.

Keempat kita sebagai pengusaha harus BERBAGI, mulai dari berbagi ilmu hingga berbagi rizki karena dengan begitu akan timbul rasa syukur. Jangan takut tersaingi dan jangan takut miskin. Kelima kita sebagai pengusaha kita harus menanamkan ISME kita pada pasangan kita. Ini penting karena untuk menjaga keharmonisan keluarga.

Terakhir adalah STAMINA. Sebagai seorang pengusaha kita harus punya semangat namun diatas semangat masih ada stamina. Maksudnya dalam melakukan sesuatu kita harus bersemangat dan harus terus bersemangat. Tapi sampai dimana semangat itu ada, sampai kapan semangat itu akan bertahan. Intinya Kita sebagai pengusaha harus punya stamina dalam menjaga supaya tetap bersemangat. Saya baru mendapatkan pelajaran berharga tentang stamina ini. Sungguh pertemuan yang sangat bermakna.