Hari Raya Idul Adha akan beberapa hari lagi akan tiba, pemerintah telah mengumumkan hari raya Idul Adha di Indonesia jatuh pada hari kamis tanggal 20 Desember 2007. Kalau dipikirkan lagi tentang pelaksanaan Idul Adha ini ada yang “aneh”.

Cobalah anda pikirkan logikanyaIdul Adha itu dilaksanakan sehari setelah para jemaah haji wukuf di Padang Arofah. Sedangkan kita tahu bahwa wukuf di Padang Arofah itu jatuh pada hari selasa pada tanggal 18 Desember 2007. Nah lho? Aneh kan? yah bagi saya yang kurang faham tentang masalah itu pasti berpikir aneh..hihii :D

Terlepas dari keanehan itu, perlu anda ketahui bahwa banyak hal yang bisa kita lakukan menjelang datangnya Idul Adha ini, mulai dari beramal hingga berbisnis. Maksud dari beramal ini adalah kita meningkatkan amal shaleh kita mulai dari tanggal 1 Dzulhijah hingga Idul Adha (mulai musim haji hingga berakhir) yang katanya pahalanya menyamai orang yang berjihad. Misalnya memperbanyak sholat Dhuha, memperbanyak sholat tahajjud, meningkatkan bcaan qur’an, memperbanyak sodakoh dll, ingat Sholat yang 5 waktu itu tetap wajib dan jangan ditinggalkan. Oya katanya tentang meningkatkan amal sholeh di musim haji ini ada hadistnya, namun maaf saya kurang tahu detilnya, jadi bagi anda yang tahu tentang ini tolong beritahu saya ya..

Masih tentang beramal, Rosululloh menganjurkan umatnya untuk shaum (puasa) sehari yaitu pada hari di mana para jamaah haji wukuf di Padang Arofah. Untuk yang satu ini di Indonesia ada sedikit perbedaan mengenai pelaksanaannya, ada yang melaksanakan di hari selasa dan ada yang melaksanakan di hari rabu bahkan ada yang melaksanakan dua hari yaitu selasa dan rabu. Sebagian masyarakat berpuasa pada hari rabu karena pemerintah mengumumkan Idul Adha jatuh pada hari kamis. Namun sebagian masyarakat lagi berpendapat puasa itu dilaksanakan bertepatan dengan ketika para jamaah haji wukuf di Padang Arofah yaitu pada hari selasa.

Jadi mana yang paling benar? Hal inilah yang beberapa waktu yang lalu jadi bahan diskusi keluarga di rumah, Akhirnya karena diskusi itu mengarah ke debat kusir , salah satu dari kami menelpon salah satu Ustadz untuk menanyakan yang mana yang paling benar. Jawaban Dari Ustadz tersebut adalah sebelum Idul Adha dianjurkan untuk berpuasa satu hari yaitu hari arofah yaitu selasa karena bertepatan dengan ketika para jamaah hari wukuf di Padang Arafah, itulah yang paling benar. Namun kita yang melaksanakan puasa pada hari selasa jangan memojokkan atau bahkan menghina yang puasa pada hari rabu karena mereka melakukan itu karena taat pada Ulil Amri (Pemimpin) dalam hal ini pemerintah, insyaallah mengenai akibat yang dilakukannya nanti itu menjadi tanggung jawab Ulil Amri (pemimpin) dalam hal ini pemerintah. seperti itulah jawabannya. menurut saya itu jawaban yang bijak.

Hmm kayaknya tentang berbisni di hari raya Idul Adha kayaknya di bagian 2 aja..

Leave a Reply