Pulsa & Pom Bensin
Sabtu, Desember 1, 2007
Melihat judul di atas sepertinya tidak ada hubungannya antara kata yang satu dengan kata yang lainnya. Namun saya akan mencoba menhubungkan kata-kata itu..hehe..
Pagi tadi ketika saya dalam perjalanan dari Lembang menuju ke rumah di Buah Batu, di tengah perjalanan motor yang saya gunakan hampir kehabisan bensin, akhirnya saya memutuskan untuk mencari pom bensin yang terdekat. Begitu menemukan pom bensin saya langsung masuk ke area tersebut, disana terlihat banyak kendaraan yang juga lagi mengisi bensin.
Singkat cerita..begitu sampai di rumah, ada sms masuk dari salah seorang teman saya dan ketika saya akan membalas sms itu ternyata pulsa HP saya habis. Akhirnya saya pergi mencari counter HP terdekat untuk membeli pulsa. Di counter HP ternyata ada beberapa orang yang juga lagi membeli pulsa.
Nah lho..dimana hubungannya antara pulsa dan pom bensin? baiklah..saya akan sedikit memaksa menghubungka kata-kata tersebut..hehe
Ketika melihat fenomena tersebut saya berpendapat bahwa “pulsa” sama dengan “BBM”, sama-sama banyak di cari dan banyak di butuhkan oleh masyarakat. Dan sepertinya pulsa akan terus di butuhkan sama seperti BBM. Makanya enak jadi orang yang jualan pulsa karena banyak di butuhkan, sama enaknya dengan orang yang jualan bensin.
BBM dibutuhkan oleh mereka yang punya kendaraan atau mereka yang mempunyai mesin untuk memproduksi sesuatu. Jika harga BBM naik maka akan mempengaruhi perekonomian masyarakat. Kalau harga pulsa naik, apa pengaruhnya sama seperti pengaruh naiknya harga BBM? hehehe..tidak terasa ya?
Namun perlu di ingat, di mana-mana baik itu di Bandung, Jakarta atau di kota lainnya selama itu di pom bensin harga BBM sama. Sedangkan harga pulsa tidak sama, jangankan di bedakan oleh kota, kita lihat ada di lingkungan sekitar kita harga counter yang satu dengan harga di counter yang lainnya pasti berbeda.
K alau saja ada standar harga pulsa yang sama, pastilah kita sebagai konsumen akan merasa di untungkan. sepakat ya?
Oya, jadi ingat dengan iklan-iklan operator baik itu operator GSM maupun CDMA..hehe seperti perang aja. Tidak salah kalau saya bilang “seperti perang” karena kenyataannya seperti itu. Bahkan ada salah satu iklan yang bunyinya kurang lebih seperti ini “yang lain masih ribut perang tarif, …”.
Yah..kayaknya saya harus memaksa mengakhiri tulisan ini, karena kalau di lajutkan isinya akan macem-macem dan tidak terkontrol..hehehe…tapi insyaallah saya akan menulis tentang perang tarif, walaupun topik it uudah basi..eh belum ya..setidaknya nanti saya akan melihat dari sudut pandang yang berbeda..
Btw, anda sudah melihat hubungan antara “pulsa dan pom bensin” kan? hehe..apa anda sepakat?