Bunga Sepi
Rabu, Agustus 29, 2007
Telah kupetik setangkai sepi
Ku bawa hingga ke ujung jalan
dengan bangga
Alhamdulillah Adi Telah Menikah
Senin, Agustus 27, 2007
Sabtu kemaren saya berangkat ke kota kelahiran Majalengka, niatnya untuk menghadiri pernikahan sahabat saya Adi Hirlan Effendy. Dari Bandung saya berangkat ba’da ashar pukul 16.00 wib, namun baru dapat bus jam 17.00 wib. Dan Alhamdulillah saya tiba di Majalengka pukul 19.45 wib.
Malam itu saya tidak langsung ke rumah, karena saya janji bertemu sahabat saya Handoko di depan griya jogja. Begitu bertemu kami langsung “berpelukan” melepas rindu karena sejak lulus SMA 5 tahun yang lalu kami tidak berjumpa. Oya waktu itu Handoko datang bersama Bambang teman kami waktu SMA, namun Bambang permisi sebentar karena harus menemui rekan kerjanya. Akhirnya tinggal kami berdua (saya dan Handoko), kami saling tukar cerita mulai dari kuliah, pekerjaan, bisnis, dan asmara.
Saya turut bersyukur dan bangga bahwa Handoko sekarang sudah lulus kuliah dan telah bekerja di Bank Panin Jakarta. Dan Handoko bercerita bahwa dia sudah punya “calon” yang insyaallah tahun depan berkomitmen untuk menikah. Banyak cerita-cerita yang lain yang membuat saya bangga sama Handoko. Dalam hati saya bersyukur “ternyata saya tidak salah memilih sahabat”. Kemudian Bambang datang, kami bertiga ngobrol sebentar sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing.
Keesokan harinya saya di jemput oleh Handoko sekitar pukul 8.30 wib, kami berangkat ke walimahan sahabat kami Adi Hirlan Effendy yang akan di langsungkan di Masjid Baabussalam Desa Ci Cenang Majalengka. Di sana para undangan sudah berkumpul, kami langsung ke dalam Masjid dan duduk di dekat sahabat-sahabat saya di Karisma (Roy, Yahya, wiwik, sofyan). Akhirnya tepat pukul 9.00 wib acara sakral pun di mulai.
Setelah acara akad nikah selesai, para undangan meninggalkan Masjid menuju rumah tempat resepsi pernikahan. Sebelum meninggalkan Masjid kami berdua (saya dan Handoko) memeluk sahabat kami Adi sambil mengucapkan selamat “Alhamdulillah Adi sekarang telah menikah”.
“Sahabat, tanggung jawabmu sekarang bertambah..didiklah istrimu dengan baik..dan semoga menjadi kelurga yang sakinah mawadah warohmah..”
“Sahabat, ingatlah salah satu ayat yang dibacakan ketika proses akad nikahmu.. kuu angfusikum waahlikum naaroo.. selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka..”
Sahabatku Adi..
Jumat, Agustus 24, 2007
Tempo hari saya sering mendapatkan sms dan email dari orang-orang yang ngga saya duga sebelumnya. Tentu saja hal itu itu membuat saya kaget, terlebih setelah membaca isinya. Walaupun dengan nada dan irama yang berbeda, hampir semua sms dan email tersebut berisi pertanyaan seputar rencana pernikahan Adi Hirlan Effendy salah satu sahabat saya. Sebenarnya saya tahu rencana pernikahan Adi dari jauh-jauh hari, namun saya tidak berhak untuk menjawabnya karena saya tahu bahwa itu baru sebatas rencana apalagi Adi sempat bilang bahwa biarlah dirinya sendiri yang akan mempublish rencana pernikahannya. Akhirnya sms-sms dan email-email tersebut saya jawab bahwa Adi akan mempublish rencana pernikahannya itu.
Ketika di SMAN 1 Majelengka Adi Hirlan Effendy memang orang yang populer, semua warga civitas akademika SMAN 1 Majalengka mengenalnya. Mulai dari para murid hingga para guru mengenalnya, bahkan penjaga sekolah sampai ibu kantin mengenalnya. Prestasi akademiknya jangan di ragukan, dari kelas 1 hingga kelas 3 dia selalu menduduki peringkat pertama, menjadi utusan sekolah untuk mengikuti olimpiade fisika, siswa teladan Kabupaten Majalengka, dan banyak lagi yang lainnya. Kalau prestasi di luar akademik, dia pernah menjadi Ketua OSIS, Dewan presidium Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), pengurus DKM At Taqwa SMA, dan banyak lagi yang lainnya. Setelah lulus SMA dia keterima di ITB jurusan Elektro, sebuah prestasi yang patut di banggakan. di luar akademiknya dia lebih memilih untuk aktif di Keluarga Remaja Islam Salman (KARISMA) di Masjid Salman ITB Bandung. Dia adalah kebanggaan SMAN 1 Majalengka.
Lalu apa hubungannya dengan saya? kenapa bisa mengenal Adi dan mengaku sahabatnya?
Saya mengenal Adi ketika SMA, kelas kami berdekatan. Waktu itu saya di kelas 1-7 dan Adi di kelas 1-6. Apabila jam istirahat datang atau ketika di kelas kami tidak ada guru yang ngajar, maka kami selalu membuka pintu yang menghubungkan kelas kami. Dan bisa dibayangkan klo pintu yang menghubungkan 2 kelas di buka, maka sudah pasti para murid main dari satu kelas ke kelas lainnya. Nah di situlah saya mengenal Adi. Tak hanya di situ, ternyata kami juga mempunyai kesenangan yang sama yaitu berorganisasi sebagai langkah untuk aktualisasikan diri kami. Saat itu saya dan Adi memilih untuk aktif di KIR dan DKM. Kemudian beberapa bulan kemudian kami di ajak oleh Teh Tina yang waktu itu jadi Ketua OSIS untuk menjadi pengurus OSIS. Kemudian ketika Adi jadi Ketua OSIS menggantikan Teh Tina, Adi memilih saya untuk menjadi Sekretarisnya. Akibatnya saya dan Adi jadi akrab. Saking akrabnya ketika lulus SMA saya dan Adi bareng-bareng berangkat ke Bandung untuk daftar bimbel di Sumur Bandung. Namun ketika SPMB Adi lulus sedangkan saya tidak. Kemudian saya lebih memilih untuk kuliah di Elektro STT Telkom Bandung. Walaupun kampus kami berbeda kami masih sering berhubungan, apalagi di tahun pertama dan awal tahun kedua kuliah saya juga aktif di KARISMA. Tak samapai di situ kami berdua pun mendirikan Keluarga Mahasiswa Majalengka (KMM). Seperti itulah ceritanya…dan ceritapun berlanjut hingga sekarang…hingga nanti..hingga mati…semoga…
Kembali ke pernikahan Adi..Adi akan menikahi seorang akhwat bernama Ratih Rahmawat, Alumni SMAN 1 Majalengkan juga…yang insyaallah akan di laksanakan di Majalengka, tanggal 26 Agustus 2007. Insyaallah saya akan menghadiri hati yang bersejarah bagi sahabat saya itu..
Saya akan ke Majalengka hari sabtu karena kalau berangkat hari minggu pagi khawatir telat, apalagi sabtu malamnya saya ada janji ketemu sahabat kami (saya dan Adi) Handoko..oh ya saya lupa dok, diriku diatas belom ceritain dirimu, padahal ketika SMA kita selalu bertiga ya..oke deh, insyaallah lain waktu diriku akan ceritakan dirimu..diri Adi..diri kita..